Langsung ke konten utama

Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Lengkap


Hari Kamis (2/8) Dinas P2KBP3A mengadakan rapat lengkap dengan menghadirkan segenap unsur pengelola Program KKBPK di Kabupaten Sumbawa. Hadir pada kegiatan yang diadakan di Aula Kantor DP2KBP3A tersebut jajaran struktural dari dinas unsur UPTD, PKB/PLKB se Kabupaten Sumbawa baik yang berstatus PNS ataupun non-PNS, sehingga peserta rapat diperkirakan mencapai + 100 orang peserta.
Kepala Dinas P2KBP3A, Ibrahim SP saat memimpin rapat menyampaikan beberapa informasi tentang pel;aksanaan program KKBPK di Kabupaten Sumbawa. Termasuk di antara yang disampaikan Ibrahim adalah tingkat apresiasi yang cukup tinggi terhadap kabupaten Sumbawa dalam pengelolaan program KKBPK. Hal ini terbukti dari pemeberian pemberian Anugrah Manggala Karya Kencana kepada Bupati Sumbawa pada perayaan Harganas tahun ini di Menado. Selain itu Kabupaten Sumbawa banyak dilirik untuk dijadikan sebagai tempat belajar oleh pengelola program di wilayah lain.
Akan tetapi Ibrahim mengatakan bahwa hal ini tidak boleh menjadi sesuatu yang menjadikan kita besar kepala tapi harus menjadi motivasi untuk semakin keras dalam bekerja.
Pemaparan kemudian dilanjutkan oleh Sekertaris Dinas, Surya Darmasya yang menyampaikan informasi kesekretariatan termasuk diantaranya adalaha rencana pengadaan kendaraan operasional berupa sepeda motor, pemeliharaan Balai Penyuluh dan kegiatan Staff Meeting dan pembinaan pengelolaan administrasi melalui BOKB. Selain itu Surya juga meminta agar segenap pengelola tingkat kecamatan melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap wilayah Desa yang telah menganggarkan pengelolaan program KKBPK melalui Alokasi Dana Desa (ADD).
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan secara berurutan dari Kepala Bidang yang ada di Dinas P2KBP3A. Kabid KB membahas tentang rencana pelaksanaan Sail Moyo yang akan dirangkaikan dengan pelayanan kontrasepsi di atas Kapal Laut. Kabid Dalduk yang mendapat giliran selanjutnya memaparkan tentang pelaporan rutin dan pengelolaan Kampung KB yang ada di Kabupaten Sumbawa. Adapun Kabid K3 secara khusus membahas rencana pelaksanaan peringatan HARGANAS tingkat Kabupaten Sumbawa dan seluruh rangkaian kegiatannya. Setelah seluruh pemaparan selesai dan dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta maka rapat yang dimulai 09.00 wita tersebut berakhir sekitar 11.30 wita.

Rapat IPeKB
Menyambung kegiatan rapat yang dilakukan oleh Dinas P2KBP3A, Pengurus DPS IPeKB Kab. Sumbawa menggelar rapat bersama yang membahas kepanitiaan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan IPeKB untuk turut memeriahkan HARGANAS tingkat Kabupaten Sumbawa. Dalam rapat tersebut di sepakati akan diadakan Aneka Lomba dan Konvoi kendaraan Operasional yang diharapkan diikuti oleh segenap penyuluh dan pengelola program KKBPK. (ANH)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Fasilitasi PKBR di PIK R/M dan BKR

Materi-materi berikut merupakan oleh-oleh dari " Workshop Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja Putri Sebagai Calon Ibu Bagi Pengelola GenRe Tingkat Provinsi " yang diadakan oleh Perwakilan BKKBN NTB tanggal 10-12 April 2019. Link berikut akan menghubungkan dengan file materi yang bisa diunduh dari google drive Materi PKBR Semoga bermanfaat

SELAMAT DATANG DI ERA NEW SIGA

Terhitung dari tahun 2022 ini, pencatatan pelaporan program KKBPK beralih dari aplikasi SIDUGA kepada SIGA secara keseluruhan. Dengan perubahan ini, maka mekanisme captor akan mengalami perubahan yang cukup penting hingga tidak berlebihan jika menyebut perubahan ini sebagai era baru captor program KKBPK. Apa saja yang berubah? Secara indikator, sebetulnya ada banyak kemiripan antara sistem lama pada SIDUGA dengan yang ada pada SIGA terbaru ini. Akan tetapi perubahan yang cukup signifikan bisa dilihat pada jenis data yang diinput ke dalam sistem secara online. Pada sistem sebelumnya, input data online hanya membutuhkan data yang telah direkap dalam form F/II/KB dan Rek.Kec F/I/Dal. Adapun pada sistem SIGA terbaru ini, proses perekapan dilakukan secara otomatis oleh sistem, sehingga data yang diinput ke dalam sistem adalah data mentah atau data dasar. Sederhananya, SIGA terbaru akan membangun data basis yang bersifat by name by address, sehingga jauh lebih lengkap jika dibandingkan siste...

Menakar Data Stunting

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapat satu pertanyaan dari seorang Lurah. Pertanyaannya sebetulnya sederhana tapi sangat mendasar. Bahkan pertanyaan itulah yang akhirnya menjadi alasan bagi seluruh tulisan ini. “Berapa jumlah stunting di Kelurahan ini?”. Sederhana dan sangat mendasar, kan? Tapi sampai pembicaraan kami selesai, pertanyaan Lurah tersebut tidak terjawab. Meskipun pertanyaan tersebut diajukan kepada saya, yang notabene seorang Penyuluh KB, tapi wilayah kelurahan yang ditanyakan bukan binaan saya. Dengan kata lain, jangankan data stunting, data PUS atau bahkan nama-nama kader saja tidak saya ketahui. Tanggapan saya kepada Lurah pada waktu itu, meski sesuai dengan kenyataan, tapi jelas tidak memuaskan. Bahkan setelah diingat-ingat lagi, jawaban saya terkesan seperti usaha untuk berkelit dari pertanyaan tersebut. Saya menyebut bagaimana target penurunan prevalensi stunting secara nasional hingga 14% di tahun 2024. Kemudian saya membahas bagaimana Pendataan Keluarga 2021 (PK...